Operasi militer di Jalapa & Santa Rosa di Guatemala. Foto: James Rodriguez, MiMundo.orgOperasi militer di Jalapa & Santa Rosa di Guatemala. Foto: James Rodriguez, MiMundo.org

Operasi militer di Jalapa & Santa Rosa Guatemala. Foto: James Rodriguez, MiMundo.orgOperasi militer di Jalapa & Santa Rosa di Guatemala. Foto: James Rodriguez, MiMundo.org

Sebuah laporan baru untuk  pemberlakuan Free and Prior Inform Consent bagi masyarakat adat berkaitan dengan pertambangan telah diluncurkan di London. Pentingnya hal tersebut banyak tertuang dalam sejumlah cerita yang diterbitkan minggu ini.

Pemerintah Guatemala memberlakukan keadaan darurat setelah warga setempat terlibat dalam kerusuhan anti-pertambangan. Pemerintah Peru mengurangi kembali hak-hak masyarakat adat,  guna mendukung industri pertambangan.

Kekhawatiran terhadap nasib penduduk asli Greenland berada di balik tuntutan moratorium penambangan uranium. Ada analisis tentang makna Mahkamah Agung India, dan apakah  itu memberikan kekuatan pada warga lokal –  pada dewan adat  Nyamgiri.

Berita lainnya minggu ini

Biaya  pemulihan pencemaran air bersih dari pertambangan  di Amerika Serikat mencapai miliaran dolar.

Mahkamah Agung AS  melepas penanganan kasus Bougainville

Bertambahnya kekerasan negara terhadap demonstran  protes pertambangan di Burma

Jerman kembali memilih jalan kotor untuk menghasilkan listrik

Terakhir, London Calling mengeksplorasi upaya pemerintah Zimbabwe menghancurkan larangan penggunaan asbes